Usia
Hingga saat itu tiba kita hanya menengadah
Kapan waktu, berdiri tegak di kaki gunung
Kemudian membungkuk ketika di puncak
Terkadang, berlari menerjang tenggelam kemudian karam.
Secuil dari sepenggal
Beberaa dari yang tertinggal
Usia
Ada batas diawalai saat kita meretas
Remaja,dewasa.lambat dan menua
Air yang mengalir,hilir kehilir.terjatuh di muara
Ada batas pertama kali kita menangis keras
Bayi yang rapuh,dirawat manja sang ibu
Lansia layu.seakan tak ingin terburu buru.
Aaach.tapi percuma
Waktu yang sebenarnya akan mengakhirinya.
Usia
Tak kusadari aku kehilanganya. . .
Hanya beberapa menit lalu,duduk dipangkuan ibu
Hanya beberapa menit rayu,memohon perpanjangan waktu
Tuhan.jangan lumpuhkan aq sekarang.
Jangan saat aku belum selesai berjuang
Jangan pula saat teman,saudara,orang tua belum pernah aku buat riang.
Tuhan,jangan matikan aq sekarang.
Aq tak tahu apa yang akan kau pertanyakan
Tentang apa apa yang harus aq pertanggung jawabkan
Usia.
Meski letih menjalaninya.
Menapakaki dunia,surga dan neraka.
Teman sebaya,keluarga,orang yang q cinta
Maaf jika aq termakan usia.
Minggu, 27 Januari 2013
Senin, 23 April 2012
melirik pesta ke 21
biarkan aku menulis
kala dunia ini menangis
rintik gerimis,nakal menari bernyanyi
biarkan aku menulis
bagai kibasan sayap belibis
tawa ceriwis menyambut usia usai
dentum jarum jam menemaniku menulis
putaran jarum jam seakan terus mengikis
kamu ada,
berdiri di batas usia
hidup bersama di alam maya
kamu ada,
untukmu,hidupmu,tujuan dan impianmu.
jentik jemari hujan yang runcing.
melangkah senada tanpa ada bekas luka
selusin malaikat cinta
turun kebumi mengaca dijendela
menata rambut terurai
untuk pergi kepestamu
sayangku.
buka lebar jendelamu
biarkan malaikat masuk merayakan pestamu
pesta kelahiran dan awal dari dewasamu
sayangku
sunyi yang lahir dari tanya
lirih berucap selamat ultah
pion catur jatuh keberandah
semoga engkau sehat sentosa.
kala dunia ini menangis
rintik gerimis,nakal menari bernyanyi
biarkan aku menulis
bagai kibasan sayap belibis
tawa ceriwis menyambut usia usai
dentum jarum jam menemaniku menulis
putaran jarum jam seakan terus mengikis
kamu ada,
berdiri di batas usia
hidup bersama di alam maya
kamu ada,
untukmu,hidupmu,tujuan dan impianmu.
jentik jemari hujan yang runcing.
melangkah senada tanpa ada bekas luka
selusin malaikat cinta
turun kebumi mengaca dijendela
menata rambut terurai
untuk pergi kepestamu
sayangku.
buka lebar jendelamu
biarkan malaikat masuk merayakan pestamu
pesta kelahiran dan awal dari dewasamu
sayangku
sunyi yang lahir dari tanya
lirih berucap selamat ultah
pion catur jatuh keberandah
semoga engkau sehat sentosa.
Minggu, 19 Februari 2012
Sixth Annive
"Matahari masih bersinar
Cerah tergambar di balik awan
Aku sadar,
Ini bukan masa dimana kita berkasmaran
Atau masa kala kita beriringan.
Karena cintalah yang menjadikanya sandaran.
Alasan dimana kita masih bertahan.
Bukan sesekali mendung menghampiri.
Bersamaan petir yang mencabik iri.
Andaikan bunga memang harus layu,maka. .
Pastilah layu sedari dulu.
Andaikan bukan kamu.
Andaikan bukan kamu sebagai kamu.
Atau kamu atas semua kesempurnaanmu.
Aku hanyalah pendusta pincang yang merangkak dengan kecongkakan.
Namun,
Kamu ada untuk menuntun meraih mimpi dari hiasan lalu.
Menyemarakan cinta yang awalnya nyanyian sayu.
Sayang, .
Waktu yang mendewasakan.
Menuntun menuju angka ENAM.
Cinta yang menguatkan.
Hingga kita sampai diangka ENAM.
Happy anniversary,untuk yang ke ENAM"
Cerah tergambar di balik awan
Aku sadar,
Ini bukan masa dimana kita berkasmaran
Atau masa kala kita beriringan.
Karena cintalah yang menjadikanya sandaran.
Alasan dimana kita masih bertahan.
Bukan sesekali mendung menghampiri.
Bersamaan petir yang mencabik iri.
Andaikan bunga memang harus layu,maka. .
Pastilah layu sedari dulu.
Andaikan bukan kamu.
Andaikan bukan kamu sebagai kamu.
Atau kamu atas semua kesempurnaanmu.
Aku hanyalah pendusta pincang yang merangkak dengan kecongkakan.
Namun,
Kamu ada untuk menuntun meraih mimpi dari hiasan lalu.
Menyemarakan cinta yang awalnya nyanyian sayu.
Sayang, .
Waktu yang mendewasakan.
Menuntun menuju angka ENAM.
Cinta yang menguatkan.
Hingga kita sampai diangka ENAM.
Happy anniversary,untuk yang ke ENAM"
Selasa, 08 November 2011
tafakur
Manusia hanyalah pengendara d atas punggung usianya.
Digulung hari dmi hari,bulan,dan tahun tnpa trasa.
Nafasq trus brjalan,setia menuntunq ke pintu kmatian.
Sbenarnya dunialah yg q jauhi,ke liang kuburlah aq berlari.
Satu hari berlalu,umurku pun berkurang satu.
Dan apa yang q miliki sangatlah tak berarti,karena aq tak bisa memilikinya di esok hari.
Ilahi rabbi,hamba hanya manusia yg pandai bersilat lidah.
Berkata baik,mengajak berbuat baik,tapi terkadang itu semua hanya bertujuan agar hamba terlihat baik.
Kini hamba coba bertafakur,karena hamba hanyalah orang kufur yang semakin mendekati kubur.
Digulung hari dmi hari,bulan,dan tahun tnpa trasa.
Nafasq trus brjalan,setia menuntunq ke pintu kmatian.
Sbenarnya dunialah yg q jauhi,ke liang kuburlah aq berlari.
Satu hari berlalu,umurku pun berkurang satu.
Dan apa yang q miliki sangatlah tak berarti,karena aq tak bisa memilikinya di esok hari.
Ilahi rabbi,hamba hanya manusia yg pandai bersilat lidah.
Berkata baik,mengajak berbuat baik,tapi terkadang itu semua hanya bertujuan agar hamba terlihat baik.
Kini hamba coba bertafakur,karena hamba hanyalah orang kufur yang semakin mendekati kubur.
Selasa, 26 Juli 2011
kidung jawa untuk yang ku cinta
Akan datang kala di mana kita duduk berdampingan di tahta pelaminan,
iringan kidung jawa setelah bait akad nikah.
Riuh sanak dan juga teman
Tak ada alasan untuk kesedihan.
Ini Saat bahagia di mana kita melangkah bersama,tinggalkan yang lalu menerjang yang baru.
Istriku,dara merah jambuku.
Kidung asmara menjadi kidung jawa,kini kita berdua sudah sah.
Awan biru berbalik kelabu,hidup mu dan hidupku akan menjadi utuh.
iringan kidung jawa setelah bait akad nikah.
Riuh sanak dan juga teman
Tak ada alasan untuk kesedihan.
Ini Saat bahagia di mana kita melangkah bersama,tinggalkan yang lalu menerjang yang baru.
Istriku,dara merah jambuku.
Kidung asmara menjadi kidung jawa,kini kita berdua sudah sah.
Awan biru berbalik kelabu,hidup mu dan hidupku akan menjadi utuh.
Rabu, 20 Juli 2011
Jumat, 06 Mei 2011
Bumi di kala senja
Bagai langkah yang bercucuran nanah
Kalaupun aku memandang hanya akan membakar retina
Lahan kosong tak di huni rerumputan
Atau belukar yang tumbuh menjalar
Abad yang sekarang,
Hamparan tanah hanya menumbuhkan tiang tiang korosi
Dan beton cor yang memutih
Mahluk mahluk yang asli berdiri,ditumbangkan menjadi bangunan yang bertiduran
Tuan manusia penjajah alam raya
Dengarkanlah rintihan kami para balita
Bagai langkah yang bercucuran nanah
Kalaupun aku memandang hanya akan membakar retina
Lahan kosong tak di huni rerumputan
Atau belukar yang tumbuh menjalar
Abad yang sekarang,
Hamparan tanah hanya menumbuhkan tiang tiang korosi
Dan beton cor yang memutih
Mahluk mahluk yang asli berdiri,ditumbangkan menjadi bangunan yang bertiduran
Tuan manusia penjajah alam raya
Dengarkanlah rintihan kami para balita
Langganan:
Postingan (Atom)



